a. visi : menjadi orang yang lebih baik lagi dari hari ke hari menjadi orang yang sukses dalam menjalani hidup
ingin mendapat kebahagiaan lebiah batin menjadi akuntan yang sukses
misi : belajar dari sekarang untuk memupuk ilmu yang berguna dari masa mendatang berdisplin dalam
menjalankan segala hal rajin dalam mempelajari dan mengusahakan segala hal tekun dan sabar dalam
menghadapi cobaan memperdalam ilmu akuntansi
moto : menjadi orang penting itu baik, tapi menjadi orang baik jauh lebih penting
b. visi smk imm 2 :
terbentuknya siswa yang bertakwa kepada Tuhan yang maha Esa sesuai dengan nilai-nilai kristiani dan juga
berperan aktif untuk mencerdaskan bangsa, khususnya masyarakat sungai raya dan sekitarnya.
misi.smk imm 2 :
-membimbing siswa agar mencintai Allah penciptanya
-melatih siswa agar mengembangkan sikap kunatif
-mendidik siswa agar menjadi SDM yang terampil di bidangnya
-mendidik siswa untuk memiliki rasa cinta tanah air
-mendidik siswa berdisplin, bertanggung jawab
-membimbing siswa agar mampu berkomunikasi yang bersih
-mendidik siswa agar dapat menciptakan lapangan kerja baru
-menyiapkan tenaga SDM yang terampil di bidangnya
-melengkapi sarana dan prasana penunjang pendidikan yang memadai untuk kegiatan pembelajaran
moto smk imm 2 :
cerdas, bijak, dan bertanggung jawab
CENDIANTO
Rabu, 13 April 2011
Senin, 04 April 2011
Tugas Disko VI Kewirausahaan
Ketua : Cendianto
Sekretaris : Desi Suryanti
Anggota : - Li sian & Leni I.C
~Solusi Mengatasi Konflik
Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi konflik. Beberapa pakar mengusulkan cara-cara mengatasi konflik sebagai berikut :
a. Hindari semua konflik
Solusi ini di utarakan oleh Daniel Robin , dalam Strategis For Handing Difficult Workplace Behaviours . solusi ini menyarankan, jika dapat melakukan pekerjaan tanpa harus berinteraksi langsung dengan orangyang dapat menimbulkan konflik, tidak perlu menguras tenaga, pikiran dan waktu untuk mecoba mengubah mereka atau diri kita sendiri.
b. Netralisasi sikap
Cara lain untuk mengatasi konflik adalah netralisasi sikap terhadap orang-orang yang berpotensi menjadi sumber konflik. Adapun yang dilakukan adalah memfokuskan perhatian pada kekuatan orang-orang tersebut dan mencari strategi untuk memanfaatkan kekuatan-kekuatan mereka untuk mendukung pekerjaan.
c. Mengubah sikap kita
Menurut Dr.Rick Brinkman dan Dr.Rick Krischner, dalam Dealing With People You Cant’t Change, mengendalikan reaksi dalam menghadapi orang-orang yang merongrong pekerjaan. Orang-orang tersebut tidak dapat diubah , yang dapat dilakukan adalah mengubah sikap diri sendiri pada pengaruh negative yang ditimbulkan . apabila orang-orang tersebut berbuat ulah, tidak perlu terusik.
d. Blending : mengurangi perbedaan , mencari kesamaan, menuju titik tengah.
Cara lain yang di sodorkan Dr.Rick Brinkman dan Dr.Rick Kirschner adalah Blending, yakni cara untuk mengurangi perbedaan yang ada, mencari persamaan dan berangkat dari persatuan tersebut. Apabila terdapat perbedaan cara pandang, tetapi memiliki tujuan akhir yang sama, maka memfokuskan pada tujuan yang sama. Selanjutnya dapat mencoba menggalang koordinasi dari kegiatan-kegiatan yang dilakukan agar dapat diarahkan untuk mencapai tujuan tersebut.
e. Understanding : saling pengertian
Cara lain yang bias dilakukan dalam mengatasi konflik adalah dengan mencari sumber masalahnya untuk kemudian memecahakan masalah tersebut secara bersama-sama. Pada dasarnya setiap sikap atau tindakan serta keputusan yang dilakukan seseorang pasti ada alasannya. Jika menghadapi konflik, yang pertama kali harus dilakukan adalah mengidentifikasikan sumber penyebab konflik, kemudian memlilih strategi yang dapat untuk mengatasi konflik tersebut. Sehingga dapat mengubah konflik menjadi kerja sama yang harmonis. Dengan kerja sama tersebut diharapkan dapat lebih berprestasi dan memperoleh banyak dukungan untuk berprestasi.
Langganan:
Postingan (Atom)