Tugas Disko VI Kewirausahaan
Ketua : Cendianto
Sekretaris : Desi Suryanti
Anggota : - Li sian & Leni I.C
~Solusi Mengatasi Konflik
Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi konflik. Beberapa pakar mengusulkan cara-cara mengatasi konflik sebagai berikut :
a. Hindari semua konflik
Solusi ini di utarakan oleh Daniel Robin , dalam Strategis For Handing Difficult Workplace Behaviours . solusi ini menyarankan, jika dapat melakukan pekerjaan tanpa harus berinteraksi langsung dengan orangyang dapat menimbulkan konflik, tidak perlu menguras tenaga, pikiran dan waktu untuk mecoba mengubah mereka atau diri kita sendiri.
b. Netralisasi sikap
Cara lain untuk mengatasi konflik adalah netralisasi sikap terhadap orang-orang yang berpotensi menjadi sumber konflik. Adapun yang dilakukan adalah memfokuskan perhatian pada kekuatan orang-orang tersebut dan mencari strategi untuk memanfaatkan kekuatan-kekuatan mereka untuk mendukung pekerjaan.
c. Mengubah sikap kita
Menurut Dr.Rick Brinkman dan Dr.Rick Krischner, dalam Dealing With People You Cant’t Change, mengendalikan reaksi dalam menghadapi orang-orang yang merongrong pekerjaan. Orang-orang tersebut tidak dapat diubah , yang dapat dilakukan adalah mengubah sikap diri sendiri pada pengaruh negative yang ditimbulkan . apabila orang-orang tersebut berbuat ulah, tidak perlu terusik.
d. Blending : mengurangi perbedaan , mencari kesamaan, menuju titik tengah.
Cara lain yang di sodorkan Dr.Rick Brinkman dan Dr.Rick Kirschner adalah Blending, yakni cara untuk mengurangi perbedaan yang ada, mencari persamaan dan berangkat dari persatuan tersebut. Apabila terdapat perbedaan cara pandang, tetapi memiliki tujuan akhir yang sama, maka memfokuskan pada tujuan yang sama. Selanjutnya dapat mencoba menggalang koordinasi dari kegiatan-kegiatan yang dilakukan agar dapat diarahkan untuk mencapai tujuan tersebut.
e. Understanding : saling pengertian
Cara lain yang bias dilakukan dalam mengatasi konflik adalah dengan mencari sumber masalahnya untuk kemudian memecahakan masalah tersebut secara bersama-sama. Pada dasarnya setiap sikap atau tindakan serta keputusan yang dilakukan seseorang pasti ada alasannya. Jika menghadapi konflik, yang pertama kali harus dilakukan adalah mengidentifikasikan sumber penyebab konflik, kemudian memlilih strategi yang dapat untuk mengatasi konflik tersebut. Sehingga dapat mengubah konflik menjadi kerja sama yang harmonis. Dengan kerja sama tersebut diharapkan dapat lebih berprestasi dan memperoleh banyak dukungan untuk berprestasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar